Senin, 18 April 2011
Booming dengan hadirnya penyanyi dan band-band yang mewarnai musik Indonesia, rupanya dimanfaatkan juga oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Pemanfaatan yang dilakukan Kemensos adalah dengan menjaring anak-anak jalanan untuk menyalurkan bakatnya di tempat yang benar, bukan di jalanan.

Kemensos mewadahi anak-anak jalanan yang mempunyai bakat di bidang musik untuk melakukan rekaman di studio rekaman Sebut Indonesia. Menurut Direktur Kesejahteraan Anak Kementerian Sosial RI, DR. Harry Hikmat, M. Si., rekaman ini merupakan salah satu program menarik anak jalanan untuk menyukseskan "Jakarta Bebas Anak Jalanan 2011".

Menurut Handoko, pemilik studio rekaman Sebut Indonesia, ia merasa diberikan kesempatan untuk mendidik anak-anak. Mereka bisa belajar dan membedakan cara bernyanyi di jalanan dengan bernyanyi profesional.
Ia juga tidak melihat ini dari segi bisnis, melainkan dari pelayanan. Karena ia akan merasa bangga jika nantinya anak-anak ini sukses. Handoko juga meminta kepada Kemensos untuk memfasilitasi dalam pembuatan video klip dan mempromosikan kepada masyarakat.

Akhirnya, setelah melakukan rekaman selama beberapa minggu, Menteri Sosial (Mensos) Salim Segal Al Jufri, resmi meluncurkan album Lihat Dunia pada Rapat Kerja Nasional Program Kesejahteraan Sosial Anak di Jakarta, Rabu (6/4) malam.

Album yang merupakan karya anak jalanan atas binaan Kementerian Sosial ini, menurutnya cukup baik. Ia juga mengharapkan dengan binaan Kemensos anak-anak tidak kembali ke jalanan.

Pada saat peluncuran album yang berisi 7 lagu tersebut, mereka berhasil menjual dan mengumpulkan uang sebanyak Rp. 4.681.000. Padahal album tersebut dijual tanpa mematok harga per keping CD-nya.

Alex, salah satu anak yang mengisi lagu di album ini mengaku banyak mendapatkan pengalaman ketika dibina oleh Kemensos. Ia juga sudah bekerja di kawasan Blom M, Jakarta. Padahal sebelumnya ia sempat berada di jalanan karena tidak mempunyai biaya untuk meneruskan sekolahnya. Alex berharap dari musik ia bisa menghidupi hidupnya dan tidak kembali ke jalanan.

Album yang dikerjakan atas kerjasama Kemensos dan Lembaga Seni Budaya (Sebud) Indonesia itu direncanakan akan dirilis sebanyak satu juta keping dan dilempar ke pasaran.
dikutip dari: http://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/anak-jalan-juga-bisa-punya-album-rekaman-draft

Cari Blog Ini

Entri Populer

Image and video hosting by TinyPic
Diberdayakan oleh Blogger.