Sabtu, 15 Januari 2011
Mekanik Hantu Laut sedang bekerja/ Foto-foto: Novri TNOLMekanik Hantu Laut sedang bekerja/ Foto-foto: Novri TNOLTak bisa dipungkiri, terkadang para bikers kurang begitu suka dengan tampilan asli atau model motor keluaran pabrikan. Karenanya, untuk menghilangkan ‘dahaga’ dan rasa penasaran memiliki kuda besi sesuai keinginan, langkah modifikasi pun kerap diambil.

Motor yang antri untuk 'divermak'Motor yang antri untuk 'divermak'Yang jadi masalah, terkadang kita suka bingung bengkel modifikasi mana yang dapat mengaplikasi keinginan tersebut. Nah,  daripada bingung, kenapa nggak ke Bengkel Hantu Laut  ajah! Hah, itu nama bengkel apa kuburan sih, seram amat ?
Yups... jangan salahsangka dulu ya, itu nama bengkel betulan loh. Alamatnya di jalan H. Nawi Raya Gg H. Zeni No 78, Jakarta Selatan.
Donny sedang mengecat helm..Donny sedang mengecat helm..Sang pemilik bernama Donny Permana. Bengkel ini mulai berdiri sejak tahun 1968, saat itu pemiliknya bernama H. Yanto. Mulanya, bengkel ini hanya melayani maintenance mobil Volkswagen atau VW. Mobil yang ditanganinya pun dari berbagai macam jenis mobil VW, dari VW Beetle, VW Bus, Kombi, dan Caravelle.
”Saat itu bengkel khusus VW belum banyak di Jakarta. Jadi banyak sekali pelanggan yang datang kemari untuk memperbaiki mobil,” kata Donny.
Awalnya bengkel untuk mobil VW...Awalnya bengkel untuk mobil VW...Seiring berjalannya waktu, bengkel ini juga menangani mobil-mobil VW yang diterjunkan untuk drag race, hingga pada tahun 91 mereka mengikuti acara dragrace di Bali. Tapi, pada saat itu mereka belum memiliki nama untuk mewakili bengkelnya. Hingga pada suatu saat ada seorang teman yang ‘nyeletuk’ memberi nama Hantu Laut. Dianggap unik maka dipilihlah nama tersebut untuk bengkel modifikasi.
Tak puas hanya berkutat di dunia roda empat, Donny pun mulai melirik modifikasi roda dua. Ide untuk melebarkan sayap usahanya ini, berawal dari keberhasilan membuat velg motor. Merasa banyak yang tertarik maka ia pun membuka modifikasi khusus untuk motor pada tahun 2007.
Rangka mesin...Rangka mesin...Jenis motor yang dapat di modifikasipun cukup beragam mulai dari low rider, chopper, hingga racing. “Sejak saat itu, Hantu Laut memiliki dua divisi modifikasi, yaitu divisi mobil dan divisi motor,” ucapnya.
Uniknya untuk memodifikasi sebuah motor, Donny mengaku tidak pernah membuatkan design gambar modifikasinya. Ia cukup bertanya kepada customer motor seperti apa yang ia inginkan. Lalu, ‘sim salabim’ dengan tangan terampilnya,  ia segera membuat motor sesuai dengan keinginan costumer.
“Alhamdulillah, selama saya memodifikasi motor belum ada customer yang mengeluh dengan hasil modifikasi saya,” jelas Donny.
Menjadi referensi para bikers..Menjadi referensi para bikers..Menurutnya, saat memodifikasi sebuah motor dirinya jarang sekali melihat referensi motor modifikasi orang lain. Baik dari internet maupun majalah, hal ini disebabkan karena belum tentu kondisi motor calon customernya sama dengan motor yang ia lihat.
“Jadi, saya paling males kalau disuruh mencari referensi,” ujarnya meyakinkan.
Merubah wujud...Merubah wujud...Soal harga memodifikasi di bengkel ini cukup bervariasi, mulai dari Rp 8 juta hingga Rp 10 juta. Semua tergantung dari tingkat kesulitan memodifikasi. Begitu juga dengan waktu pengerjaannya mulai dari satu bulan hingga empat bulan.
Selain memodifikasi motor, bengkel ini juga menerima pesanan Airbrush untuk body motor dan helm. Cat dengan balutan gliter yang dihasilkan bengkel ini terlihat seperti sebuah gambar yang terlapis oleh plastic. Ketika terkena sinar matahari, gambarnya makin terlihat nyata.
Nah, untuk biaya yang dipatok dalam pengecetan helm cukup bervariasi, karena disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan bahannya. Biasanya konsumen harus membayar sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu.
dikutip dari http://www.tnol.co.id/id/success-stories.html

Cari Blog Ini

Entri Populer

Image and video hosting by TinyPic
Diberdayakan oleh Blogger.