Sabtu, 15 Januari 2011
20.54 | Diposting oleh
blankmoon |
Edit Entri
Ismar mengatakan, untuk sampai ke kota Gaza bukan lah hal yang mudah, ia harus menunggu sepekan di Kairo, Mesir untuk memperoleh izin masuk ke Gaza. Saat izin sudah di tangan pun, jalan panjang masih harus ditempuh. Enam jam perjalanan darat dari Kairo menuju perbatasan ditambah pemeriksaan serta penggeledahan di Rafah perbatasan Mesir dan Palestina adalah tantangan lain dalam perjalanan yang Ismar tempuh.
“Dari masyarakat yang saya temui di sana, ternyata mereka sangat tegar dan kuat ditengah-tengah konflik yang mereka hadapi, mereka sama sekali tidak takut menghadapi blokade dan serangan-serangan yang selalu dilakukan oleh tentara Israel,” cerita Ismar.
Ismar juga mengatakan, karena ketegaran dan keberanian masyarakat Gaza menispirasinya membuat tema “Gaza Perkasa”.
Dalam pembukaan pameran tersebut juga hadir Taher Ahmad, First Secretary kedutaan Palestina dan Basuki Supartono Ketua Bulan Sabit Merah. Menurut Taher, ia mengucapkan terima kasih kepada GFJA, atas terselenggarakannya pameran ini, “Semoga dengan adanya pameran ini, dapat mempererat persahabatan antara Indonesia dan Palestina,” kata Taher.
Semenatara menurut Basuki, pameran ini sengaja dibuat untuk memperigati Hari Solidaritas unuk Palestina yang jatuh pada 29 November. “Semoga kita kita segera mendengar kemerdekaan yang sesungguhnya untuk Palestina,” kata Basuki.
Cari Blog Ini
Entri Populer
-
Istilah ini mulai digemari oleh anak-anak yg biasanya yang berkecimpung dipersepedahan, orang-orang kita biasa menyebutnya “Sepeda-Ronteng...
-
Mekanik Hantu Laut sedang bekerja/ Foto-foto: Novri TNOL Tak bisa dipungkiri, terkadang para bikers kurang begitu suka dengan tampilan asl...
-
Foto: Firmansyah/tnol BAGI Pencinta pesawat terbang, pastinya miniature pesawat terbang menjadi incaran mereka. Bahkan mereka akan berbur...
-
"Latar belakang saya seni grafis, belajar di Indonesia dan Jerman. Tapi bagi saya media itu tidak cukup. Ada media lain seperti insta...
-
“Bagi saya dunia seni rupa itu, apapun bentuk karya seni yang saya kreasi adalah merupakan hasil seni yang lahir dari dunia kontemplasi. H...
-
“Anda lihat pertunjukan di saung ini, suatu saat pertunjukan angklung ini akan mendunia. Kita tunggu saja” (Udjo Ngalagena, 5 Maret 1929 -...
-
Foto : Novriyadi MEMILIKI miniatur kereta api memang sangat mengasyikan, selain dapat bernostalgia dengan masa lalu, memiliki sebuah mini...
-
Iput (kanan) terlihat serius di bengkelnya/ Foto-foto: Safari TNOL Tempatnya tersembunyi di gang buntu yang sempit. Tapi, bengkel motor ya...
-
Pada akhir-akhir ini kita sering mendengar dan melihat berbagai bentuk karya dan usaha yang kreatif dan i...
-
“Saya percaya Tuhan seperti menanam chip di dalam setiap tubuh manusia. Kita dilahirkan untuk melakukan bidang tertentu. Tidak mungkin ras...
Diberdayakan oleh Blogger.