Sabtu, 15 Januari 2011
Foto: Firmansyah/tnolFoto: Firmansyah/tnol
BAGI Pencinta pesawat terbang, pastinya miniature pesawat terbang menjadi incaran mereka. Bahkan mereka akan berburu jika miniatur itu ada logo atau merk dari pesawat yang mereka sukai. Hal inilah yang dibidik oleh produsen pesawat mini asal China. Dan, tak dapat dipungkiri jika akhirnya produk mereka merajai pasaran. Namun, agaknya hal ini bukan menjadi ancaman bagi produsen dalam negeri seperti Ozi Aircraft Models yang berdomisili di Bogor. Bahkan dia berusaha mencoba menjadi salah satu pesaing dengan menawarkan produk yang tak kalah bersaing dari sisi kualitas dan harga.

Foto: Firmansyah/tnolFoto: Firmansyah/tnolMereka berusaha bersaing dalam hal kreativitas seperti menggunakan bahan dasar fiber, sistem rangka knockdown serta desain grafis yang sempurna melalui cat sieken. Industri skala rumahan yang pernah mati suri ini mencoba menyaingi berbagi merek asal negeri tirai bambu yang umumnya berbahan dasar besi atau plastik.Tentunya dengan harga sedikit di bawah harga produk-produk China.
Foto: Firmansyah/tnolFoto: Firmansyah/tnol
Alhasil, dua penerbangan nasional milik negara telah menjadi pelanggan tetapnya. Segala tipe pesawat baik boeing maupun airbus dengan skala miniatur antara lain 1:400, 1:200 dan 1:100 dibuatnya. Dan, mereka selalu mendapatkan order yang lumayan banyak. Bahkan untuk dijual secara komersil, jumlahnya hanya beberapa pieces karena disesuaikan dengan permintaan pasar. Bahkan pesawat kontroversial milik penerbangan Rusia yaitu Aeroflot yang pernah dilarang terbang di Indonesia dan belakangan ini menjadi incaran para kolektor miniatur pesawat, minta dibuatkan miniaturnya.
Foto: Firmansyah/tnolFoto: Firmansyah/tnol
"Ada kolektor yang minta dibuatkan pesawat Vicker Viscounte atau pesawat handal buatan Inggris yang merupakan satu-satunya alat transportasi yang digunakan pada perang dunia II, tapi kita belum bisa memenuhinya karena spesifikasi susah di dapat," ujar Syaiful, salah satu pengrajin Ozi Aicraft. Menurutnya, semua tipe pesawat memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi. Mulai dari pengerjaan bahan, proses pengecatan dengan gradasi warna yang sulit, hingga kerapian desain yang memang harus 'bagai pinang dibelah dua' dengan jenis pesawat aslinya. Baik itu pesawat milik penerbangan lokal ataupun pesawat milik penerbangan internasional.
Foto: Firmansyah/tnolFoto: Firmansyah/tnol
"Yang paling rumit ketika ingin membentuk 'moncong' pesawat karena setiap pesawat baik tipe Boeing hingga Airbus memiliki karakter bodi depan yang berbeda-beda. Sedangkan kita harus menerapkannya di bidang yang lebih kecil dibanding ukuran aslinya, tapi, kami tidak menyerah begitu saja, justru itu semua tantangan buat kami," himbau Syaiful. Tidak hanya miniatur pesawat yang diproduksi oleh industri rumahan itu. Tersedia pula miniatur helikopter, pernak-pernik seperti gantungan kunci, topi, hingga kaos berlogo perusahaan penerbangan itu. Bisa dikatakan semua itu merupakan barang berkualitas.
dikutip dari http://www.tnol.co.id/id/index-successstories/1588-ozi-aircraft-pengrajin-miniatur-pesawat-berkualitas.html

Cari Blog Ini

Entri Populer

Image and video hosting by TinyPic
Diberdayakan oleh Blogger.