Sabtu, 15 Januari 2011
21.08 | Diposting oleh
blankmoon |
Edit Entri
BAGI Pencinta pesawat terbang, pastinya miniature pesawat terbang menjadi incaran mereka. Bahkan mereka akan berburu jika miniatur itu ada logo atau merk dari pesawat yang mereka sukai. Hal inilah yang dibidik oleh produsen pesawat mini asal China. Dan, tak dapat dipungkiri jika akhirnya produk mereka merajai pasaran. Namun, agaknya hal ini bukan menjadi ancaman bagi produsen dalam negeri seperti Ozi Aircraft Models yang berdomisili di Bogor. Bahkan dia berusaha mencoba menjadi salah satu pesaing dengan menawarkan produk yang tak kalah bersaing dari sisi kualitas dan harga.
Alhasil, dua penerbangan nasional milik negara telah menjadi pelanggan tetapnya. Segala tipe pesawat baik boeing maupun airbus dengan skala miniatur antara lain 1:400, 1:200 dan 1:100 dibuatnya. Dan, mereka selalu mendapatkan order yang lumayan banyak. Bahkan untuk dijual secara komersil, jumlahnya hanya beberapa pieces karena disesuaikan dengan permintaan pasar. Bahkan pesawat kontroversial milik penerbangan Rusia yaitu Aeroflot yang pernah dilarang terbang di Indonesia dan belakangan ini menjadi incaran para kolektor miniatur pesawat, minta dibuatkan miniaturnya.
"Ada kolektor yang minta dibuatkan pesawat Vicker Viscounte atau pesawat handal buatan Inggris yang merupakan satu-satunya alat transportasi yang digunakan pada perang dunia II, tapi kita belum bisa memenuhinya karena spesifikasi susah di dapat," ujar Syaiful, salah satu pengrajin Ozi Aicraft. Menurutnya, semua tipe pesawat memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi. Mulai dari pengerjaan bahan, proses pengecatan dengan gradasi warna yang sulit, hingga kerapian desain yang memang harus 'bagai pinang dibelah dua' dengan jenis pesawat aslinya. Baik itu pesawat milik penerbangan lokal ataupun pesawat milik penerbangan internasional.
"Yang paling rumit ketika ingin membentuk 'moncong' pesawat karena setiap pesawat baik tipe Boeing hingga Airbus memiliki karakter bodi depan yang berbeda-beda. Sedangkan kita harus menerapkannya di bidang yang lebih kecil dibanding ukuran aslinya, tapi, kami tidak menyerah begitu saja, justru itu semua tantangan buat kami," himbau Syaiful. Tidak hanya miniatur pesawat yang diproduksi oleh industri rumahan itu. Tersedia pula miniatur helikopter, pernak-pernik seperti gantungan kunci, topi, hingga kaos berlogo perusahaan penerbangan itu. Bisa dikatakan semua itu merupakan barang berkualitas.
dikutip dari http://www.tnol.co.id/id/index-successstories/1588-ozi-aircraft-pengrajin-miniatur-pesawat-berkualitas.html
Cari Blog Ini
Entri Populer
-
Istilah ini mulai digemari oleh anak-anak yg biasanya yang berkecimpung dipersepedahan, orang-orang kita biasa menyebutnya “Sepeda-Ronteng...
-
Mekanik Hantu Laut sedang bekerja/ Foto-foto: Novri TNOL Tak bisa dipungkiri, terkadang para bikers kurang begitu suka dengan tampilan asl...
-
Foto: Firmansyah/tnol BAGI Pencinta pesawat terbang, pastinya miniature pesawat terbang menjadi incaran mereka. Bahkan mereka akan berbur...
-
"Latar belakang saya seni grafis, belajar di Indonesia dan Jerman. Tapi bagi saya media itu tidak cukup. Ada media lain seperti insta...
-
“Bagi saya dunia seni rupa itu, apapun bentuk karya seni yang saya kreasi adalah merupakan hasil seni yang lahir dari dunia kontemplasi. H...
-
“Anda lihat pertunjukan di saung ini, suatu saat pertunjukan angklung ini akan mendunia. Kita tunggu saja” (Udjo Ngalagena, 5 Maret 1929 -...
-
Foto : Novriyadi MEMILIKI miniatur kereta api memang sangat mengasyikan, selain dapat bernostalgia dengan masa lalu, memiliki sebuah mini...
-
Iput (kanan) terlihat serius di bengkelnya/ Foto-foto: Safari TNOL Tempatnya tersembunyi di gang buntu yang sempit. Tapi, bengkel motor ya...
-
Pada akhir-akhir ini kita sering mendengar dan melihat berbagai bentuk karya dan usaha yang kreatif dan i...
-
“Saya percaya Tuhan seperti menanam chip di dalam setiap tubuh manusia. Kita dilahirkan untuk melakukan bidang tertentu. Tidak mungkin ras...
Diberdayakan oleh Blogger.