Sabtu, 15 Januari 2011
Reza dan koleksi sepeda chopper customnya. (Foto: Nopiyanti)Reza dan koleksi sepeda chopper customnya. (Foto: Nopiyanti)PERAWAKAN pria satu ini tak berbeda jauh dengan yang lainnya. Mengenakan kemeja dan celana panjang hitam, ia nampak rapi dan bersih. Namun siapa sangka, pria satu ini pandai merakit sepeda. Bahkan, menjawarai kompetisi sepeda custom tingkat internasional. Ia meraih prestasi tersebut dengan mengalahkan peserta dari berbagai negara di Internasional Florida Custom Festival
Reza Sujudi. (Foto: Nopiyanti)Dia adalah Reza Sujudi, pria kelahiran Tangerang, 5 Januari 1983. "Kompetisi ini tingkat dunia, namun dipisahkan berdasarkan wilayah. Amerika dengan Amerika, Australia dengan Australia dan Asia Tenggara dengan Asia Tenggara. Saya juara nomor satu di Asia Tenggara," imbuh Reza kepada TNOL, di Alun-alun Kota Tangerang, Kamis (28/10).

Reza bersama koleksi sepeda street customnya. (Foto: Nopiyanti)Reza mengetahui kompetisi dari web. Awalnya, pria jebolan Hubungan Internasional Universitas Jayabaya angkatan 2000 ini agak pesimis mengikuti kompetisi. Maklum, peserta luar negeri lebih ekstrem dalam merakit sepeda. Tapi, hal itu tak membuat Reza patah arang. Reza tetap merakit sepeda sesuai selera. Usai merakit, Reza mengirimkan foto ke panitia.

Reza bersama sepeda yang berhasil menjadi juara di satu se Asia Tenggara. (Foto: Nopiyanti)Reza bersama sepeda yang berhasil menjadi juara di satu se Asia Tenggara. (Foto: NopiyantTak dinyana, sepeda Reza dipilih sebagai juara lantaran enak dipandang dan sangat sederhana. Sebagai juara, Reza sangat bahagia karena bisa mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia. Reza sendiri menyukai sepeda sudah sejak lama. Tapi, ia tak mencari penghasilan dari sepeda. Justru, ia mencari nafkah dibidang lain.

Ia menganggap sepeda hanya sebagai hobi. Namun, teman-temannya menganggap Reza adalah sosok yang pas dalam soal rakit-merakit sepeda. Apalagi ketika Reza menggunakan salah satu buatannya, wah, semua teman-temannya jadi semakin jatuh hati terhadap sepeda rakitan. Mereka pun lantas meminta dibuatkan sepeda seperti Reza.

Nampak keseluruhan sepeda yang meraih juara. (Foto: Nopiyanti)Nampak keseluruhan sepeda yang meraih juara. (Foto: Nopiyanti)Berhubung tak mau mengecewakan orang, Reza memenuhi permintaan tersebut. Seiring berjalannya waktu, pesanan merakit sepeda semakin banyak. Reza pun lalu memutuskan membuat bengkel sepeda custom bernama Clown di Cluster Cipondoh Blok B3 No. 30, Tangerang. Bengkel ini berdiri sejak 30 Juni 2008 lalu.

Di bengkel ini, Reza memperkerjakan dua orang pegawai. Di tempat usahanya ini, Reza juga menjual berbagai spare part sepeda custom dan fixie. Dalam merakit sepeda, Reza bekerjasama dengan tukang las, tukang bubut dan tukang cat. Bahan-bahan merakit sepeda ia peroleh dari tukang besi. Mengenai desain sepeda, Reza menyerahkan pada keinginan konsumen.

Pegangan sepeda yang meraih juara. (Foto: Nopiyanti)Pegangan sepeda yang meraih juara. (Foto: Nopiyanti)Terkadang Reza juga memberikan saran kepada konsumennya saat membuat sepeda pesanan, atau ia merakit sesuai ide yang mengalir. Biasanya Reza mendapatkan ide dari sharing dengan seorang panutan dalam merakit sepeda, Kang Indra Bluesmann, yang tinggal di Bandung. Ditambah lagi, ia browsing gambar-gambar sepeda rakitan luar negeri namun ia ubah secara signifikan, agar menghasilkan sepeda custom menarik. Satu sepeda rakitan bisa selesai dalam tempo dua atau tiga bulan. Tentang harga, kata Reza, relatif, lantaran tergantung dari dana maupun tingkat kesulitan. Reza mengakui, pernah membuat sepeda custom dengan dana satu sampai dua jutaan.

Reza berbincang-bincang dengan pengunjung stand pameran sepeda customnya. (Foto: Nopiyanti)Reza berbincang-bincang dengan pengunjung stand pameran sepeda customnya. (Foto: Nopiyanti)"Kalau yang standar Rp. 4 - Rp.10 juta. Sekarang sih lagi musim sepeda Fixie, kalau Fixie sekitar Rp. 1 - 5 juta. Jika high end bisa mencapai Rp. 20 juta," terang Reza. Saat peringatan hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di alun-alun Tangerang, Reza sendiri membawa beberapa sepeda custom jenis Chopper, Street, Radical dan Limo. Sayang sepeda-sepeda yang dipamerkannya itu tidak dijual. Padahal, sejumlah konsumen berminat dengan sepeda buatan Reza itu. Menurut Reza, sepeda tersebut hanya contoh. Bila menginginkan, ia bisa membuatkannya. Sepeda street custom beroda 16 dan 20 inci ia bandrol sekitar Rp. 4 juta. Sementara sepeda radical custom seharga Rp. 8 juta.
Anda berminat memiliki sepeda unik, atau hasil rancang-desain Anda sendiri? Silakan datang ke bengkel Reza Sujudi, di Bengkel Sepeda Custom Clown, di Cluster Cipondoh Blok B3 No. 30, Tangerang.
dikutip dari http://www.tnol.co.id/id/index-successstories/6676-reza-sujudi-sang-jawara-sepeda-custom-internasional.html

Cari Blog Ini

Entri Populer

Image and video hosting by TinyPic
Diberdayakan oleh Blogger.