Minggu, 27 Maret 2011
00.00 | Diposting oleh
blankmoon |
Edit Entri
penginapan dari homestay sampai dengan boutique hotel berkelas international. Tak ketinggalan museum seni juga terdapat disini, seperti Neka, Antonio Blanco, Arma dan lain-lain. Terletak di Kabupaten Gianyar, wilayah ini menawarkan wisata seni dan budaya bagi kita. Sebuah pasar lokal yang menjual berbagai produk seni yang murah bisa kita singgahi. Kita pun bisa menikmati hidangan tradisional di rumah makan bernuansa persawahan.
Semenjak wisata di Bali booming, kawasan Ubud berkembang menjadi sentra hasil kerajinan seni di Bali mulai dari ukiran kayu, kerajinan emas dan perak, lukisan dan seni lainnya. Kehidupan budaya lokal Bali pun masih dijaga kuat di sini. Dan, di kawasan Ubud banyak dijadikan sebagai tempat belajar seni bagi utamanya wisatawan asing. Mereka umumnya tinggal di sini dan sehari-harinya diisi dengan belajar interaksi dengan penduduk lokal.
Museum ini di buka pada tahun 1956 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Moh.Yamin. Museum ini terdiri dari tiga bangunan utama berbentuk U, di tengah-tengah adalah taman museum dan kolam dengan bunga tunjung yang indah.
Museum yang dikelola oleh Yayasan Ratna Wartha ini dibuka Setiap hari dari pukul 08:00-16:00,dan Bagi mereka atau wisatawan yang ingin berkunjung ke museum Puri Lukisan ini dikenai tiket masuk 20.000 per orang.
Di kelurahan Ubud sendiri hanya ada sebuah museum yaitu Museum Puri Lukisan, tetapi untuk di daerah kecamatan Ubud sampai tahun 2003 ini sudah ada sebanyak 4 (empat) museum lukisan,yaitu : museum Puri Lukisan, Museum Neka, Museum Arma dan Museum Rudana.
Dengan hanya membayar tiket masuk sekitar 15 ribu rupiah Anda sudah dapat menikmati keindahan yang ada di dalamnya, dengan jarak tempuh hanya 1 jam dari Kota Denpasar. Nah, selamat berlibur ke Ubud!
dikutip dari http://www.tnol.co.id/id/travel-living/8341-ubud-desa-seni-penuh-inspirasi.html
Cari Blog Ini
Entri Populer
-
Istilah ini mulai digemari oleh anak-anak yg biasanya yang berkecimpung dipersepedahan, orang-orang kita biasa menyebutnya “Sepeda-Ronteng...
-
Mekanik Hantu Laut sedang bekerja/ Foto-foto: Novri TNOL Tak bisa dipungkiri, terkadang para bikers kurang begitu suka dengan tampilan asl...
-
Foto: Firmansyah/tnol BAGI Pencinta pesawat terbang, pastinya miniature pesawat terbang menjadi incaran mereka. Bahkan mereka akan berbur...
-
"Latar belakang saya seni grafis, belajar di Indonesia dan Jerman. Tapi bagi saya media itu tidak cukup. Ada media lain seperti insta...
-
“Bagi saya dunia seni rupa itu, apapun bentuk karya seni yang saya kreasi adalah merupakan hasil seni yang lahir dari dunia kontemplasi. H...
-
“Anda lihat pertunjukan di saung ini, suatu saat pertunjukan angklung ini akan mendunia. Kita tunggu saja” (Udjo Ngalagena, 5 Maret 1929 -...
-
Foto : Novriyadi MEMILIKI miniatur kereta api memang sangat mengasyikan, selain dapat bernostalgia dengan masa lalu, memiliki sebuah mini...
-
Iput (kanan) terlihat serius di bengkelnya/ Foto-foto: Safari TNOL Tempatnya tersembunyi di gang buntu yang sempit. Tapi, bengkel motor ya...
-
Pada akhir-akhir ini kita sering mendengar dan melihat berbagai bentuk karya dan usaha yang kreatif dan i...
-
“Saya percaya Tuhan seperti menanam chip di dalam setiap tubuh manusia. Kita dilahirkan untuk melakukan bidang tertentu. Tidak mungkin ras...
Diberdayakan oleh Blogger.